artikel Informasi seputar saham BRIS | Kopindo Berjamaah ;
Informasi

Informasi seputar saham BRIS

19 December 2019


Informasi
#BRIS

By : Admin Kopindo Berjamaah

 

Penjelasan Manajemen PT Bank BRI Syariah, Tbk (BRIS) pada acara Public Expose dan Pemaparan Kinerja Kuartal ke-III 2019 PT. Bank BRI Syariah, Tbk, tanggal 25 November 2019 bertempat di BRILian Center, Gedung Center Park BRI Lt. 9 Jakarta.

Setelah terjadi pergantian manajemen lama dengan yg baru, maka manajemen baru melakukan provisi atau pencadangan atas non performing loan ( NPL) yang lebih agresif untuk mencerminkan kondisi perusahaan yg lebih mendekati kenyataan. Salah satunya adalah pencadangan kredit ke PT Duniatex menjadi 50%. Dan pencadangan-pencadangan yg lainnya.

Hal ini menyebabkan tekanan pada pencatatan rugi laba, tetapi di sisi lain, buku perusahaan menjadi lebih sehat dan mempunyai potensi membukukan profit yg besar dikemudian hari apabila ternyata kredit macet dapat tertagih lebih dari NPL.

Hal lain yang menekan harga saham sebulan terakhir adalah imbas dari keputusan OJK yang mewajibkan 6 reksa Dana saham yg dikelola Minna Padi Asset Management untuk dibubarkan / likuidasi karena melanggar berat peraturan OJK. Terdapat tidak kurang dari 30 Milyar Rupiah saham BRIS didalamnya dan menimbulkan tekanan jual karena terbatasnya sisi Bid atau Beli atas saham tersebut. 

Manajemen BRIS secara personal menjelaskan bahwa market value BRIS sudah undervalue karena faktor-faktor di atas. Apabila tekanan jual dari beberapa reksa dana sudah usai maka diperkirakan saham BRIS dapat rebound. Manajemen BRIS menyarankan agar para investor membeli kembali (averaging down) karena harga yg undervalued.

Manajemen BRIS menjelaskan juga bahwa di Aceh diberlakukan “Qonun” atau penerapan syariat di industri perbankan, artinya semua bank di Aceh harus bank berbasis syariah. Saat ini PT Bank BRI tbk (BBRI) adalah bank terbesar dan terbanyak cabang di Aceh. BBRI berencana untuk mengkonversi seluruh cabangnya yg berada di Aceh menjadi bank Syariah dan menyerahkannya ke BRIS. Sehingga dalam waktu dekat nilai buku BRIS dapat meningkat dan Manajemen BRIS mengkonfirmasi bahwa BRIS hanya akan mengambil alih buku BBRI yang masuk dalam kategori sangat lancar Dan baik, sehingga di kemudian hari dapat menjadi sumber revenue yang berkualitas di buku BRIS. Buku BBRI yang tidak diambil oleh BRIS akan dialihkan ke Medan.

Dari penjelasan di atas, kami masih mempunyai visi saham BRIS dapat rebound dalam waktu dekat, khususnya setelah tekanan jual dari reksadana-reksadana sudah reda.

Terima kasih.



Please Roate Your Device